Daftar Tempat Wisata di Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan

Daftar Tempat Wisata di Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan. Artikel ini masih melanjutkan ulasan dua artikel terdahulu tentang daftar tempat-tempat wisata yang ada di Jawa Timur, dan kali ini akan menyajikan tempat-tempat wisata yang ada di Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, dan Pacitan.

  • Daftar Tempat Wisata di Mojokerto

Tempat Wisata Mojokerto Situs Trowulan
Foto:id.wikipedia.org
Kabupaten Mojokerto memiliki luas 835,95 km2 berbatasan dengan Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik di utara, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Pasuruan di di timur, Kabu[aten Malang dan Batu di selatan, serta Kabupaten Jombang di barat.  Daerah Trowulan, dikenal sebagai pusat Kerajaan Majapahit yang kini banyak dijumpai sisa-sisa peninggalan sejarah kerajaan tersebu
Kabupaten Mojokerto memiliki sejumlah obyek wisata menarik, Trowulan adalah daya tarik utama wisata sejarah di Kabupaten ini, kerena terdapat puluhan candi-candi peninggalan Kerajaan Majapahit. Kawasan pegunungan di selatan juga merupakan kawasan wisata andalan, diantaranya Pemandian air Panas di pacet dan villa-villa peristirahatan di trawas, selain itu juga terdapat beberapa tempat berkembangnya industry kecil.
Kecamatan Sooko terkenal dengan produksi sepatu dan sandal. Kecamatan Trowulan terkenal sengan kerajinan kemasan dan perak dan juga patung, kecamatan bangsal terkenal dengan krupuk rambaknya dan juga sekolah polisi Negara juga terdapat di Bangsal. Obyek wisata lainnya adalah Cek Dam Bendungan Kemlagi, Kolam Renang Watonmas Jedong, Coban Cangu, Pemandian Ubalan, Air Terjun Dludung dan Petirtan Jolotundo

  • Daftar Tempat Wisata di Nganjuk

Tempat Wisata Nganjuk Air Terjun Sedudo
Foto:id.wikipedia.org
Kabupaten Nganjuk memiliki luas wilayah 1.182,64 km2  berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro di utara, Kabupaten Jombang di timur, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Ponorogo di selatan, serta Kabupaten Madiun di barat.
Anjuk Ladang merupakan nama desa sima swatantra yang diberikan oleh Raja Empu Sendok sebagai hadiah kemenangan perang yang gilang-gemilang. Desa ini mengalami perkembangan yang pesat dan sekarang dikenal sebagai Kabupaten Nganjuk. Wilayahnya terletak di daratan rendah dan pegunungan memiliki kondisi dan struktur tanah yang cukup produktif untuk berbagai jenis tanaman, baik tanaman pangan maupun tanaman perkebunan. Kondisi ini ditunjang adanya Kali Widas yang mengalir sepanjang 69,332 km dan mengairi daerah seluas 3.236 Ha, dan sungai Brantas yang manpu mengairi sawah seluas 12.705 Ha.
Obyek wisatanya yang sudah terkenal adalah Air Terjun Sedudo yang berada pada 500m dpl dengan ketinggian airnya mencapai 120m. Setiap awal bulan Suro diadakan Upacara Adat Mandi di lokasi ini, yang diyakini sebagai obat awet muda. Sedangkan Air Terjung Roro Kuning pada bagian dasarnya telah ditata menjadi kolom menyerupai pemandian di masa lalu. Selain itu terdapat Candi Ngentos dan Candi Lor peninggalan kerajaan Majapait abad XIV. Sejarah Nganjuk dapat dipelajari di Museum Anjuk Ladang. Sedangkan untuk obyek wisata gua dapat berkunjung ke gua Margo Tresno.
Kesenian Tayub, yaitu seni tari yang melibatkan penontonnya ikut menari di daerah ini dikembangkan dan diajarkan kepada generasi muda. Oleh karena itu daerah Nganjuk dikenal sebagai daerah asal pesiden dan penari tayub terkenal. Meraka yang telah dianggap selasai menimba ilmu akan diwisuda dengan menggelar malam kesenian. Kesempatan itu dinantikan masyarakat untuk memperoleh hiburan maupun melihat “ ledhek-ledhek” baru.

  • Daftar Tempat Wisata di Ngawi

Air Terjun Srambang Tempat Wisata Ngawi
Foto:id.wikipedia.org
Kabupaten Ngawi terletak di bagian barat Provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora dan Kabupaten Bojonegoro di utara, Kabupaten Madiun di timur Kabupaten Magetan dan  Kabupaten madiun di selatan, serta Kabupaten Sragen di barat. Luas wilayahnya 1.245,70 km2. Daerah Ngawi dilintasi dua Sungai besar, yaitu Bengawan Solo dari barat dan Sungai Madiun dari selatan. Kabupaten Ngawi juga terletak di lereng dua gunung, yaitu Gunung Kendeng dan Gunung Lawu.
Ngawi berasal dari kata awi, berarti bambu, karena daerah sepanjang aliran Bengawan Solo ini banyak ditumbuhi pohon bambu. Eugene Dubois, peneliti dari Belanda menemukan fosil tengkorak, rahang dan lutut manusia purba ( pitecanthropus erectus ) yang hidup sejuta tahun yang lalu. Replika peninggalan purba ini dapat disaksikan di Museum Trinil. Dari Prasasti Canggu diketahui keberadaan Ngawi sejak masa kerajaan Majapahit sebagai daerah swantantra. Peninggalan masa kolonial Belanda adalah Benteng Van Den Bosch.
Obyek wisata yang menarik lainnya adalah Waduk Pondok, Wana Wisata Monumen Suryo, taman Rekreasi Tawun dan Air Terjun Srambangan. Lereng Gunung lawu dikembangkan sebagai daerah perkebunan teh Jamus sebagai salah satu andalan wisata agro.
Makanan khas kota Ngawi adalah Tahu Tepo dan Wedang Cewue. Selain itu makanan ringan semacam Kripik tempe, Ledre, dan Geti banyak terdapat di Ngawi.

  • Daftar Tempat Wisata di Pacitan

Gua GongTempat Wisata di Pacitan
Foto:id.wikipedia.org
Kabupaten Pacitan terletak di Pantai selatan Pulau Jawa dengan letak geografis berada antara 110055’ – 1100 25’Bujur timur dan 70 55’ – 80 17’ Lintang Selatan. Batas-batas administrasi : sebelah timur : kabupaten Trenggalek; sebelah selatan : Samudera Indonesia ; sebelah barat : Kabupaten Wonogiri ( Jawa Tengah ); dan sebelah utara : Kabupaten Ponorogo. Luas wilayah 1.389,87 Km2.
Pacitan merupakan pintu gerbang bagian barat dari Jawa Timur dengan kondisi fisik berupa pegunungan kapur selatan yang membujur dari Gunung Kidul ke Trenggalek menghadap Samudera Indonesia. Sebagian besar wilayahnya ( 85% ) berupa gunung-gunung kecil mencapai jumlah 300 buah. Kondisi alam ini membuat daerah Pacitan banyak memiliki gua-gua. Salah satunya adalah Gua Gong yang mengagumkan keindahannya dengan stalatitnya yang masih utuh. Pengunjung gua akan diantar pemandu menyusuri lorong dalam gua ini. Gua Tabuhan pun pengelolaannya tidak jauh beda dengan Goa Gong.
Wilayah Pacitan yang bergunung – gunung dengan salah satu sisi daratannya berbatasan dengan laut memiliki beberapa pantai yang indah dengan gelombang besar dari Laut Selatan, antara lain pantai Teleng Ria, Srau, Klayar dan Sidomulyo. Masyarakat Pacitan juga memiliki khasanah budaya yang dapat dilaksanakan, yaitu Upacara Ceprotan.
Beberapa komoditi industri kecil yang telah menembus pasar ekspor antara lain Anyaman bambu, Mainan anak ( toys ), Batu Mulia Gerabah seni, dan Batik Tulis. Demikian informasi daftar tempat wisata di Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, dan Pacitan yang meupakan bagian dari artikel bersambung tentang tempat-tempat wisata di Jawa Timur